SBY Kritik Demo Buruh

Keringat Buruh, Kritik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terhadap unjuk rasa buruh di depan Istana Merdeka langsung direspons oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal. Menurutnya aksi buruh merupakan hak demokrasi yang harus dihormati.


Said mengatakan, buruh terpaksa menggunakan alat pengeras suara karena pemerintah lambat mendengarkan aspirasi buruh saat unjuk rasa.

"Tepat sekali (lambat merespons), bukan hanya lambat tapi tidak pernah merespons aspirasi," kata Said saat dihubungi wartawan.

Said menjelaskan penggunaan  alat pengeras suara  tergantung sejauh mana pemerintah merespons  aksi buruh, jika Pemerintah responsif terhadap aspirasi buruh maka penggunaan alat pengeras suara tidak akan terjadi.

"Kalau  pemerintah merespons baik, penggunaan alat pengeras suara tidak digunakan lama-lama dan terlalu keras," tukasnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, aksi unjuk rasa yang digelar para buruh yang tergabung dalam Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), di depan Istana Merdeka, dikritik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Posting Komentar

0 Komentar